Renungan Uncategorized

Ketergesa-gesaan

التَّأَنيِّ مِنَ اللهِ وَ العُجْلَةُ مِنَ الشَّيْطَانِ

“Sifat perlahan-lahan (sabar) berasal dari Allah. Sedangkan sifat ingin tergesa-gesa itu berasal dari setan.”

(Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Ya’la dalam musnadnya dan Baihaqi dalam Sunanul Qubro. Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shoghir mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Sifat tidak tergesa-gesa adalah datang dari ALLAH, artinya karunia dan pemberian dari ALLAH. Dan sifat tergesa-gesa, terburu-buru, ingin segera menyelesaikan sesuatu meskipun belum waktunya, adalah datang dari syaithon. Kata Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Hal ini berlaku umum, dalam urusan dunia juga dalam urusan agama.

Dalam urusan dunia kita, jika tergesa-gesa untuk mendapatkan hasil padahal belum waktunya, maka biasanya kita tidak akan mendapatkan yang terbaik. Mungkin saja kita mendapatkan, tetapi hanya sebahagian atau separuh dari apa yang kita harapkan itu. Biasanya yang terjadi malah rusak, bukan hasil yang baik kita dapatkan. Yang ada justru adalah celaan, cacian dan ketidak senangan orang terhadap orang yang selalu tergesa-gesa.

Dalam urusan agama & ukhrawi juga seperti itu, dalam urusan ibadah, menuntut ilmu, urusan perjuangan, kesabaran dalam memperjuangkan agama islammenegakkan agama ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala, juga di butuhkan KETIDAK TERGESA-GESAAN.

Voice : Ustadz DR. Rahmat Abdurrahman, Lc.,MA

DONWLOAD

Tentang Penulis

Radio Makkah

Tinggalkan Pesan